Oleh: Greta Ardianti

pada padang rindu
kaulabuhkan cintamu
dan pada batang-batang ilalang
kaulantunkan pujian

“Wahai, Tuhanku, cinta seperti apa yang sejati?
kauterjun ke dalam lautan
sementara hatimu memandang cahaya yang keemasan
dan basah yang kautemui dalam seluruhmu
melangitkan bisikanmu

apakah yang masih tersisa
di antara embun dalam ilalang?
apakah kecup yang berada di genangan air matamu itu
masih mewangi rindu
menjulang lebih tinggi dari yang bisa kausebut?
untuk memandang Dia
bahkan di antara gemerisik rasa yang dihembus angin di dalammu

untuk sahabatku, Corry

-Mangsa kasanga, hujan merajai

Jakarta, 3 Februari 2021