Oleh Pepi Ramayati

Ini hari spesialmu, Nak,
Maafkan Mama tidak mampu membuat hari ini membahagiakanmu

Kini usiamu 18 tahun,
Berkah sepanjang usiamu, ya

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu
Gumpalan darah yang dulu sempat gugur
dulu calon kembar tidak jadi lahir ke bumi ini
Allah hanya mengizinkanmu lahir, sendiri

Kamu kuat, anak cerdas
Kamu calon pemimpin terbaik

Memasuki dewasa awal
Kamu sudah mencicipi “pahitnya” kehidupan
Semoga yang pahit itu adalah obat yang akan terus menguatkan jiwa dan ragamu berjalan menuju Dia

Pahit itu hanya terasa sekarang

Kelak, kepahitan itu akan berbuah hikmah yang manis luar biasa
Karena Allah tidak pernah menyakiti kita

Allah sayang sekali pada kita
Allah mengajari kita kesabaran
Allah memberi kekuatan
Allah yang Maha Menjaga dan Melindungi kita
Bersyukurlah dengan apa pun hari ini
Allah akan menambah nikmat-Nya pada kita

Mama berharap, sekolahmu lulus terbaik
Bisa lanjut kuliah pilihan-Nya terbaik bagimu

Bismillah,
Kita berjalan bersama

Terima kasih, ya, Nak,
Kamu sudah menerima Mama apa adanya
Kamu sudah jadi tulang punggung keluarga

Jadilah anak yang soleh,
penolong agama Allah.

Dia yang membuatmu ada hingga hari ini
Libatkan Dia selalu dalam gerak langkahmu
Dia “bekerja” untuk kita

Rendahkan hati selalu
Sebarkan cinta kasih-Nya

Sesungguhnya,
Kita fakir di hadapan-Nya
Tanpa rahmat-Nya,
kita tak berdaya apa-apa

Peluk sayang Mama untukmu
Teriring doa Mama selalu menyertaimu sepanjang jalan

Hafizh, terpelihara
Mama selalu titipkan dirimu, pada Dia yang Maha Menjaga, Maha Memelihara

❤️🎂❤️

7 Maret 2021
Cisaranten Endah, Arcamanik, Bandung